Sejarah 23 Januari: Saat Putri Soeharto Mendirikan Televisi Pendidikan Indonesia, Nasib TPI Kini?

TRIBUNKALTIM.CO Sejarah 23 Januari diwarnai momen penting saat putri Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, mendirikan Televisi Pendidikan Indonesia atau TPI. Bagaimanakah nasib televisi tersebut kini?

Simak sejarah berdirinya Televisi Pendidikan Indonesia atau TPI pada 23 Januari, yang merupakan salah satu media perintis dalam perkembangan media televisi di Indonesia.

Adalah putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut yang mempelopori berdirinya Televisi Pendidikan Indonesia atau TPI.

Stasiun Televisi Pendidikan Indonesia atau TPI didirikan pada 23 Januari 1991.

Tujuan didirikannya TPI kala itu untuk menyediakan program-program pendidikan bagi masyarakat Indonesia.

Baca juga: Sejarah 23 Januari: Hari Kelahiran Siti Hardiyanti Rukmana, Anak Presiden ke-2 RI Soeharto

Baca juga: Sejarah 23 Januari: Hari Kelahiran Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI, Kini Ketua Umum PDIP

Baca juga: Sejarah 23 Januari: Meninggalnya King Abdulllah Raja Arab Saudi, Tepat 9 Tahun yang Lalu

Secara resmi TPI mengudara pada 23 Januari 1991, yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun Mbak Tutut.

Acara peresmian ini diadakan di Studio 12 TVRI Senayan, Jakarta Pusat, dan dihadiri langsung oleh Presiden Soeharto.

PENDIRI TPI – Siti Hardijanti Rukmana atau yang akrab disapa Mbak Tutut bersama ayahnya Jenderal Besar TNI (Purn) HM Soeharto, Presiden RI ke-2. Mbak Tutut dikenal sebagai pendiri Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). (www.tututsoeharto.id)

Pada saat itu, TPI mengudara selama empat jam dalam satu sesi, yaitu pada 1 Januari 1991 selama dua jam mulai pukul 19.00 sampai pukul 21.00 WIB.

Berikut perjalanan TPI dari masa ke masa yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. Awal pendirian (1991)

Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) didirikan pada tahun 1991 sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui media massa.

Pendirian TPI sejalan dengan visi untuk menyediakan konten pendidikan yang dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

2. Kerja sama dengan yayasan pendidikan (1991-1997)

Pada awal berdirinya, TPI menjalin kerja sama dengan berbagai yayasan pendidikan untuk menghasilkan program-program yang berkualitas.

Halaman selanjutnya

Sumber: Tribun Kaltim

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Updated: Januari 22, 2024 — 12:28 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *